|
LATAR BELAKANG

Himpunan
ABIASA adalah lembaga yang bergerak dalam bidang pemberdayaan
komunitas Gay dan LSL dan masyarakat umum. Termasuk didalamnya adalah issue
kesehatan yaitu pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS dikalangan Gay dan LSL Lainnya
(Laki-laki berhubungan Seks dengan Laki-laki), termasuk PPS (Pria Penjaja Seks
/Kucing) di Jawa Barat. Abiasa dibentuk pada tanggal 5
Januari 2005 di
Bandung Jawa Barat dengan personil yang ada sekarang berjumlah 24
orang ditambah 80 orang relawan yang tergabung dalam Peer Educator
(Pendidik Sebaya). Saat ini Himpunan ABIASA sedang melakukan
kerjasama dengan FHI-ASA untuk “Program
Pencegahan IMS dan HIV-AIDS Melalui Intervensi Perubahan Perilaku
dikalangan LSL/Gay dan PPS serta Penjangkauan, Pelayanan IMS, VCT dan
CST di 16 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat (Kota/Kabupaten Bandung,
Kota Cimahi, Kabupaten Sumedang, Kota/Kabupaten Bogor, Kota Sukabumi,
Kabupaten Cianjur, Kota/Kabupaten Bekasi, Kabupaten Kerawang,
Kabupaten Subang, Kota/Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu dan
Kota Tasikmalaya)”
untuk periode Januari 2006 sampai dengan Juni 2009. Sementara ini
jumlah estimasi untuk komunitas LSL di Jawa Barat sendiri sekitar
5000 orang LSL pada tahun 2005.
Gay dan LSL
merupakan bagian dari masyarakat yang masih memiliki stigma,
sehingga mereka mendapatkan kesulitan dalam mengakses informasi
mengenai penanggulangan HIV-AIDS, hal ini menyebabkan mereka kurang
sadar akan risiko penularan HIV-AIDS di kalangan mereka sendiri.
Sementara itu untuk mendapat informasi yang benar tentang HIV-AIDS,
kadang-kadang mereka harus membuka statusnya sebagai Gay atau LSL dikarenakan
belum tersedianya media informasi tentang HIV-AIDS yang khusus untuk
komunitas.
Tidak
dipungkiri bahwa Gay dan LSL merupakan salah satu kelompok masyarakat yang
dapat dikategorikan sebagai kelompok beresiko tinggi, hal ini
dikarenakan perilaku seksual mereka yang bebas dan tingkat penggunaan
kondom dikalangan Gay dan LSL masih relatif rendah. Meskipun untuk kasus di
Jawa Barat ODHA (Orang Dengan HIV-AIDS) yang berasal dari kalangan
Gay dan LSL masih dalam jumlah yang relatif kecil. Tetapi hal ini tidak
menunjukkan bahwa tidak adanya kasus HIV-AIDS dikalangan Gay dan LSL,
dikarenakan fenomena dari gunung es yang masih perlu diungkap untuk
dapat diketahui jumlah sebenarnya dari kasus HIV-AIDS dikalangan komunitas.
MAKSUD
DAN TUJUAN
-
Memberdayakan
masyarakat khususnya komunitas Gay dan LSL termasuk Kucing (Pekerja Seks
Pria) dalam kegiatan sosial kemasyarakatan serta sadar IMS dan
HIV-AIDS.
-
Melakukan
promosi, sosialisasi dan memberikan informasi IMS dan HIV-AIDS dalam
upaya pencegahan IMS dan HIV-AIDS dikalangan Gay dan LSL, maupun yang
lainnya.
-
Melakukan
penjangkauan dan pendampingan bagi masyarakat yang berisiko terpapar
IMS dan HIV-AIDS khususnya komunitas Gay dan LSL serta MSW.
-
Mengembangkan
program yang melibatkan partisipasi masyarakat untuk mencegah stigma
dan diskriminasi terhadap komunitas Gay, LSL, MSW dan ODHA.
-
Mengembangkan
persahabatan atau hubungan pertemanan diantara sesama Gay dan LSL
-
Memberikan
dukungan kepada teman-teman Gay dan LSL serta melibatkan mereka di dalam
kegiatan yang diadakan.
-
Menjalin
kerjasama dengan organisasi-organisasi yang menangani Gay dan LSL baik
Nasional maupun international.
KEGIATAN
-
Sosialisasi
dan pemberian informasi IMS dan HIV-AIDS.
Melalui
dukungan dana dari FHI-ASA USAID, kegiatan ini meliputi :
-
Outreach/Penjangkauan.
-
Pendampingan
(Individu dan kelompok).
Sarana
pemberian dukungan kepada teman-teman Gay dan LSL terutama mereka yang sudah
terinfeksi IMS atau HIV (HIV+) ataupun belum yang tujuannya adalah
untuk meningkatkan perubahan perilaku. Termasuk didalamnya adalah
kegiatan NGOBRAS (Bi-weekly meeting), Roadshow Ngobras dan KDS HIVERS
-
Pemberian
Rujukan untuk pelayanan IMS (Infeksi Menular Seksual)
-
Rujukan
dan Pelayanan VCT (Voluntary Counseling and Testing/Konseling Tes
HIV
-
Pelayanan
Manajemen Kasus (MK) dan KDS (HIVERS)
Kegiatan yang dilakukan untuk
memantau perkembangan kesehatan ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS), bagi
odha dari kalangan Gay,LSL, PPS, dan Gay Non Label)
-
Pelayanan
Hotline.
Sarana/layanan
pemberian infomasi baik IMS, HIV/AIDS maupun psikologi melalui telpon dengan no. 022 91231807 dan Yahoo Messenger dengan id :
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
-
Pelatihan
Kelompok Dampingan (Peer Educator/Pendidik Sebaya)
Sarana
untuk meningkatan pengetahuan Kelompok Dampingan.
-
Distribusi
Kondom dan Pelicin
-
Program
SMS Gateway, dengan no 0812 2000 0025
-
Program
Website, www.abiasa.org
-
Pengembangan
Media KIE
Penerbitan bulletin dua bulanan
dan brosur mingguan
-
Sportainment
dan Edutainment
Kegiatan
entertainment yang dipadukan dan diselingi dengan kegiatan
penyuluhan/pemberian informasi tentang IMS dan HIV/AIDS. Untuk saat
ini kegiatan yang direncanakan adalah kegiatan berupa Turnament Bola
Volley antar komunitas Gay se Jawa Barat dan DKI.
-
Capacity
building
Sarana
untuk memberikan penambahan wawasan dan pengetahuan, baik untuk staff
program maupun relawan yang aktif.
-
Penggalangan
Dana.
Kegiatan
pengumpulan dana dengan cara menjual produk/merchandise yang hasilnya
akan digunakan untuk membantu komunitas yang kurang mampu untuk
melakukan pemeriksaan IMS dan Tes HIV dan untuk kegiatan lain diluar
program serta untuk kelangsungan lembaga
-
Event
Organiser dan Agen Seni
Dengan nama sanggar “Sanggar
Tari Abiasa (STA)
Kerjasama
-
Family
Health Internatinal-Aksi Stop AIDS(FHI-ASA),
untuk ”Program
Pencegahan IMS dan HIV-AIDS melalui Intervensi Perubahan Perilaku
dan Pelayanan IMS dan VCT pada Kalangan Gay, LSL dan PPS (Pria Pekerja
Seks) di 16 Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Barat”.
-
Komisi
Penanggulangan AIDS Nasional (KPA Nasional)
-
Komisi
Penanggulangan AIDS (KPA) Propinsi Jawa Barat
-
Komisi
Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kota dan Kabupaten
-
Dinas
Kesehatan (Dinkes)
Propinsi Jawa Barat
-
Dinas
Kesehatan (Dinkes)Kota dan Kabupaten
-
Dinas
Sosial (Dinsos) Propinsi Jawa Barat
-
Dinas
Sosial Kota Bandung
-
Himpunan
Konselor HIV/AIDS (HiKHA) Jawa Barat
-
Klinik Mawar Bandung (dulu dikenal dengan Klinik PKBI),
tempat untuk rujukan pemeriksaan IMS dan HIV/AIDS
-
Klinik
Teratai Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung,
tempat untuk rujukan pemeriksaan IMS dan HIV-AIDS
-
Puskesmas
Cimahi Tengah, tempat
untuk rujukan pemeriksaan HIV-AIDS (VCT)
-
Puskesmas
Jatinangor Kabupaten Sumedang, tempat
rujukan untuk pemeriksaan IMS dan HIV-AIDS
-
Puskesmas
Bogor Tengah, Bogor. Tempat
untuk rujukan pemeriksaan HIV-AIDS (VCT)
-
Puskesmas
Bogor Timur, Bogor. Tempat
untuk rujukan pemeriksaan HIV-AIDS (VCT)
-
Klinik
Cinta Cileungsi Kabupaten Bogor,
tempat untuk rujukan pemeriksaan IMS dan HIV-AIDS
-
Puskesmas
Ciomas Kabupaten Bogor,
tempat untuk rujukan pemeriksaan IMS dan HIV-AIDS
-
Puskesmas
Palasari Cianjur,
tempat untuk rujukan pemeriksaan IMS dan HIV-AIDS
(VCT)
-
Rumah
Sakit Cimacan Cianjur,
tempat untuk rujukan pemeriksaan IMS dan HIV-AIDS
(VCT)
-
Puskesmas
Sela Batu Kota Sukabumi,tempat
untuk rujukan pemeriksaan IMS dan HIV-AIDS (VCT)
-
PuskesmasGunung
Sari Klinik Cinta Kota Cirebon, tempat
untuk rujukan pemeriksaan IMS dan HIV-AIDS (VCT)
-
Puskesmas
Kandang Haur Klinik Setia Kabupaten Indramayu, tempat
untuk rujukan pemeriksaan IMS dan VCT
-
LSM
yang Khusus menangani Gay dan LSL di Jawa Barat dan Nasional
-
LSM
peduli HIV/AIDS lain di Jawa Barat dan Indonesia
Struktur
Program Himpunan Abiasa
I.
Susunan Pengurus Program Abiasa (Periode 2008 – 2009)
Program Direktur : Iman Abdurachman
Program
Manager : Ronnie
Korlap
Wilayah 1 : Juli
Kustiadi
Korlap
Wilayah 2 : Yusin Yanuar Aditya ( Adit )
Korlap
Wilayah 3 : Rijal
Korlap
Wilayah 4 : Evan Ahmad Muhadi
Admin./Finance : Irwan Cahyana
Manager
Kasus (MK) : Nio
Media
Officer : Tedy Setiawan
Staff
IT : Tri
Data
Manager : Iwan Herniwan
Konselor :
Asep Nurjaman, Iman Abdurachman
Petugas
Lapangan Wilayah 1 (Bandung Raya) :
-
Herman
Rahman Dani
-
Rico
- Danish
Petugas
Lapangan Wilayah 2 (Bogor dsk) :
-
Agus
Sulistianto
-
Accep
Wahyu
-
Pepen
Apendi
Petugas
Lapangan Wilayah 3 (Bekasi dsk) :
-
Dudi/Ino
-
Whay
-
Fitra
Petugas
Lapangan Wilayah 4 (Cirebon dsk) :
-
Marghen
Sutoroh/Tio
- Lifan
Auchep Venka Tamathan/Afan
|