|
Aku tahu ml tanpa pake kondom bisa bahaya. Aku sering sekali datang kepertemuan Abiasa. Setiap ada acara Ngobras aku selalu datang. Kalau ada temen yang curhat dia kemarin kena GO atau sakit saat kencing, aku sering ketawa. Bodohnya, kenapa nggak ingat pesan temen-temen dari abiasa. Hati-hati jika mau ml, harus selalu pake pengaman.
Tapi akhirnya aku kena juga. Salah ku sendiri mau terbujuk orang yang begitu tampak sempurna fisiknya. Ternyata dia menyimpan penyakit memalukan ini. Sekarang aku tak tahu harus bagaimana. Malu kalau harus pergi ke klinik sendiri. Takut kalau ini mungkin GO atau penyakit kelamin lainnya. Kencing ku terasa perih, dan kadang sering keluar cairan seperti nanah dari kepala penis.
Antara takut dan malu, aku harus mengalahkan keduanya. Meski muka merah dan malu saat bercerita dengan konselor abiasa, namun perasaan terbuka yang ditunjukan selama aku konseling membuat aku nyaman. Akhh lega rasanya, aku juga sudah tidak takut lagi.
Setelah di antar oleh teman abiasa ke klinik untuk mengobati sakit ini, ku putuskan untuk ikut tes HIV juga. Biar aku lebih tahu status, nggak akan takut, malu dan gelisah lagi.
Sekarang aku sudah sembuh, dan makin rajin untuk ikut kegiatan abiasa. Aku tambah tahu dan mengerti. Senang bisa berbagi cerita dengan teman-teman yang lain. Dan semoga makin banyak teman-teman yang tidak takut dan malu lagi untuk memeriksakan dirinya. Hasilnya kan untuk kita juga. Terima kasih teman semua.
|